Bahaya HighHeels Bagi Ibu Hamil

Info Kesehatan – Tampil cantik dan sempurna adalah idaman setiap wanita. Memiliki tubuh tinggi tentu adalah hal yang senantiasa dibanggakan. Seiring perkembangan di dunia fashion, sepatu hak tinggi dengan ujung runcing adalah pilihan yang sangat digemari. Sepatu, pada awalnya hanya memiliki fungsi untuk melindungi kaki dari benda-benda tajam atau panas pada saat kita berjalan, sayangnya pendekatan fashion saat ini lebih diutamakan daripada fungsinya.
Coba perhatikan pada saat Anda jalan-jalan, berbelanja, atau di tempat rekreasi sangat banyak wanita yang menggunakan sepatu atau sandal berhak tinggi. Mereka merasa menggunakan sepatu atau sandal dengan hak tinggi akan membuat bentuk kaki mereka terlihat lebih indah, kaki terlihat lebih panjang dan lain sebagainya.
Semua pasti setuju, menggunakan sepatu hak tinggi pasti tidak senyaman menggunakan sepatu dengan hak normal, tetapi tampaknya tidak menghentikan wanita dari menggunakannya. Beberapa sepatu dapat memberikan efek langsung seperti sakit, bengkak bahkan bisa berlangsung dalan jangka waktu beberapa hari. Lantas bagaimana efek penggunaan hak tinggi untuk ibu hamil? Berikut ini kami akan paparkan efek penggunakan high heels bagi ibu hamil :
Penggunaan high heels dapat menyebabkan peregangan pada otot-otot di daerah pinggang. Wanita hamil akan lebih sering mengeluhkan rasa sakit dan pegal pada daerah tersebut. Jika hal ini terus dibiarkan akibatnya pinggang bahkan punggung akan terasa semakin sakit. Hal ini dikarenakan saat ibu hamil, tubuh akan lebih condong ke depan akibat beban di bagian depan tubuh yang semakin besar. Jika ditambah penggunaan sepatu dengan hak tinggi, maka sang ibu akan berusaha menegakkan tubuh dengan cara meregangkan otot pinggang dan punggung.
Perubahan tulang pinggul dan tulang belakang saat proses kehamilan yang tidak sesuai akibat menggunakan hak tinggi dikhawatirkan dapat menyebabkan keguguran. Menyebabkan kaku otot secara permanen pada otot kaki ( betis ) dan paha sehingga mempercepat timbulnya varises yang akan mengakibatkan sang ibu merasa lebih cepat lelah.
Perubahan posisi hamil akibat penggunaan sepatu hak tinggi pada ibu hamil, mengakibatkan proses melahirkan secara normal mengalami kesulitan sehingga kadang kala harus melalui operasi Caesar.
Penggunaan sepatu hak tinggi akan meningkatkan resiko terjatuh yang akan menimbulkan trauma dalam kehamilan.
Jadi, masihkah Anda akan menggunakan sepatu atau sandal dengan high heels saat hamil? Keselamatan Anda dan buah hati Anda adalah hal terpenting yang harus Anda pilih. Tampil cantik dan sempurna adalah idaman setiap wanita. Memiliki tubuh tinggi tentu adalah hal yang senantiasa dibanggakan. Seiring perkembangan di dunia fashion, sepatu hak tinggi dengan ujung runcing adalah pilihan yang sangat digemari. Sepatu, pada awalnya hanya memiliki fungsi untuk melindungi kaki dari benda-benda tajam atau panas pada saat kita berjalan, sayangnya pendekatan fashion saat ini lebih diutamakan daripada fungsinya.
Coba perhatikan pada saat Anda jalan-jalan, berbelanja, atau di tempat rekreasi sangat banyak wanita yang menggunakan sepatu atau sandal berhak tinggi. Mereka merasa menggunakan sepatu atau sandal dengan hak tinggi akan membuat bentuk kaki mereka terlihat lebih indah, kaki terlihat lebih panjang dan lain sebagainya.
Semua pasti setuju, menggunakan sepatu hak tinggi pasti tidak senyaman menggunakan sepatu dengan hak normal, tetapi tampaknya tidak menghentikan wanita dari menggunakannya. Beberapa sepatu dapat memberikan efek langsung seperti sakit, bengkak bahkan bisa berlangsung dalan jangka waktu beberapa hari. Lantas bagaimana efek penggunaan hak tinggi untuk ibu hamil? Berikut ini kami akan paparkan efek penggunakan high heels bagi ibu hamil :
  1. Penggunaan high heels dapat menyebabkan peregangan pada otot-otot di daerah pinggang. Wanita hamil akan lebih sering mengeluhkan rasa sakit dan pegal pada daerah tersebut. Jika hal ini terus dibiarkan akibatnya pinggang bahkan punggung akan terasa semakin sakit. Hal ini dikarenakan saat ibu hamil, tubuh akan lebih condong ke depan akibat beban di bagian depan tubuh yang semakin besar. Jika ditambah penggunaan sepatu dengan hak tinggi, maka sang ibu akan berusaha menegakkan tubuh dengan cara meregangkan otot pinggang dan punggung.
  2. Perubahan tulang pinggul dan tulang belakang saat proses kehamilan yang tidak sesuai akibat menggunakan hak tinggi dikhawatirkan dapat menyebabkan keguguran.
  3. Menyebabkan kaku otot secara permanen pada otot kaki ( betis ) dan paha sehingga mempercepat timbulnya varises yang akan mengakibatkan sang ibu merasa lebih cepat lelah.
  4. Perubahan posisi hamil akibat penggunaan sepatu hak tinggi pada ibu hamil, mengakibatkan proses melahirkan secara normal mengalami kesulitan sehingga kadang kala harus melalui operasi Caesar.
  5. Penggunaan sepatu hak tinggi akan meningkatkan resiko terjatuh yang akan menimbulkan trauma dalam kehamilan.
Jadi, masihkah Anda akan menggunakan sepatu atau sandal dengan high heels saat hamil? Keselamatan Anda dan buah hati Anda adalah hal terpenting yang harus Anda pilih.
Sumber: ibuhamiltips.com