Benarkah, Radiasi kanker payudara tingkatkan resiko penyakit jantung?

Benarkah, Radiasi kanker payudara tingkatkan resiko penyakit jantung?


Info Kesehatan – Wanita penderita kanker payudara yang melakukan pengobatan dengan radiasi dapat meningkatkan resiko penyakit jantung di masa yang akan datang, meski hanya menggunakan dosis yang rendah. Berdasarkan penelitian, resiko berasal dari setiap jumlah radiasi, dimulai sejak lima tahun setelah perawatan dan berlangsung selama beberapa dekade.

Namun, pasien tidak perlu panik. Radiasi menjadi prioritas utama untuk meningkatkan kelangsungan hidup penderita kanker. Kesempatan menderita masalah jantung akibat radiasi cukup kecil. 


Misalnya, empat atau lima dari 100 perempuan yang berusia 50 tahun diketahui bebas dari risiko jantung. Pada usia 80 tahun resiko tersebut mulai terbuka. Penelitian yang dipublikasikan dalam New England Journal of Medicine menunjukkan, resiko ini akan bertambah jika wanita melakukan pengobatan dengan radiasi.


Seperti yang dilansir sfgate, beberapa obat kemoterapi diketahui membahayakan otot jantung. Tetapi studi baru menunjukkan radiasi bisa melukai arteri, membuat mereka rentan mengeras dan tersumbat, sehingga menyebabkan serangan jantung. 


Dr Javid Moslehi, co-direktur program cardio-onkologi di Dana-Farber Cancer Institute di Boston mengatakan penyakit jantung seperti kanker. “Penyakit itu akan berkembang setelah adanya penyebab yang menyerang Anda, misalnya kolesterol tinggi, katanya. Radiasi ini salah satu dari penyebab tersebut,” ungkapnya. 


Studi lain menunjukkan, wanita yang sudah terdeteksi mempunyai riwayat penyakit jantung dan diabetes memiliki resiko lebih besar daripada wanita yang awalnya sehat. Perempuan juga bisa melakukan banyak hal untuk mengurangi resiko mereka dengan menjaga berat badan, kolesterol dan tekanan darah.


Sumber : merdeka[dot]com