Pizza Berbahan Tepung Biji Alpukat Mencegah Kencing Manis


Info Kesehatan – Pizza yang berbahan baku biji avokad atau biasa orang awam menyebutnya alpokat, hasil penelitian lima mahasiswa Fakultas Pertanian dan Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya Malang, Jawa Timur, dinyatakan mampu mengurangi ancaman terhadap penyakit kencing manis atau Diabetes Militus (DM).
“Selain mampu mengurangi ancaman penyakit DM, pizza yang terbuat dari limbah biji avokad ini juga mampu mengurangi obesitas (kegemukan),” kata Presticia Rosa Indri Wardani, salah seorang mahasiswa yang meneliti dan membuat pizza dengan nama “Avos Pizza” di Malang, seperti dikutip Antara Minggu, (13/4/2013).
Selain Petricia, ada empat mahasiswa lainnya yang bergabung dalam penelitian produksi Avos Pizza tersebut, yakni Diyah Ayu Sawitri, Yuni Basuki dan Sumini dari Fakultas Pertanian serta Afifah Puji Hastuti dari Fakultas Teknologi Pertanian. Patricia mengatakan bahwa ide pembuatan Avocado Seeds Pizza (Avos-Pizza) itu muncul karena melihat adanya peningkatan angka impor tepung terigu di Indonesia dari tahun ke tahun. 
Meningkatnya angka impor tepung terigu membuat kelima mahasiswa berinisiatif memanfaatkan biji avokad yang mempunyai kandungan zat pati tinggi, air dan mineral sebagai bahan substitusi terhadap tepung terigu. Berawal dari keprihatinan terhadap impor tepung terigu itulah, katanya, dirinya bersama rekan-rekannya mulai mencari cara bagaimana membuat produk pangan yang disukai masyarakat, namun harganya terjangkau. 
Sementara Afifah menjelaskan agar biji alpokat tidak terasa pahit, dalam pengolahannya harus dibersihkan dan diberi perlakuan secara khusus serta sempurna. Pemilihan biji alpukat juga tidak sembarangan. “Kami menggunakan biji avokad yang masih segar. Untuk mencarinya tidak sulit karena banyak diperoleh dari pedagang jus buah, es campur maupun rumah makan,” katanya.
Menurut dia, Avos Pizza merupakan pizza inovasi baru dan pertama dari biji avokad yang dapat meminimalkan obesitas dan ancaman penyakit diabetes karena menggunakan gula rendah kalori. Karya lima mahasiswa tersebut mendapat pendanaan dari Dirjen Dikti untuk Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K). Untuk menghasilkan karya Avos Pizza itu, mereka membutuhkan waktu selama tiga bulan.
“Kami berharap karya kami ini bisa melenggang menuju Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (pimnas) 2013,” ujarnya. Ada dua varian Avos Pizza yang diproduksi dan dipasarkan pada masyarakat, yakni “mix vegetable pizza” dan “mix chicken pizza”. Setiap kotak berisi dua lapis ukuran medium seharga Rp 5.000.
Sumber: liputan6.com