Fakta Mengejutkan dari Susu


Info Kesehatan – Jika Anda pikir susu selalu baik bagi kesehatan, mungkin Anda harus mencermati ini. Instruktur yoga sekaligus motivator kesehatan, Erikar lebang mengemukakan fakta susu yang mengejutkan. Dalam bukunya ‘Mitos dan Fakta Kesehatan, Erikar menuliskan beberapa hal menarik. Seperti misalnya fakta susu yang sering dipahami bisa membentuk tulang pada anak.
Kalsium butuh magnesium 
Menurut erikar, kalsium merupakan alasan kunci mengapa susu dianggap sebagai pengasup gizi primer di kehidupan manusia. “Kalsium, dibuat identik dengan tulang dan pertumbuhan tinggi seorang anak. Padahal kalsium harus bekerjasama dengan mineral lain untuk membentuk tulang yang kuat, yaitu magnesium”. Tapi magnesium bukan mineral yang bisa ditampung cukup untuk kebutuhan harian manusia dalam susu.
“Jadi tanpa magnesium, kalsium pada susu sama sekali tidak bermanfaat untuk pembentukan tulang. Justru semakin banyak susu yang diminum, maka tumpukan kalsium dalam darah akan menumpuk,”ujarnya. Hal ini malah mengakibatkan fungsi kesehatan terganggu. “Dan kondisi kelebihan kalsium ini disebut hiperkalsimea, yang dapat merusak sel dan jaringan tubuh,” lanjutnya.
Protein pada susu
Kandungan protein pada susu sapi memang tinggi. Tapi sangat berbeda dengan protein yang dibutuhkan manusia terutama dikaitkan dengan sistem pencernaan.
“Kasein, protein susu sapi, justru membuat susu paling sulit dicerna. Kasein akan langsung menggumpal setelah masuk ke lambung dan akan menyebabkan masalah kesehatan,”ujarnya. Maka itu Erikar menyebutkan kalau laktosa susu sapi tidak mampu dicerna manusia dengan baik. Karena manusia memproduksi enzim laktase untuk mengurai laktosa.
“Enzim ini perlahan menghilang di usia 2-3 tahun. kombinasi antara enzim lactase produksi tubuh dan susu sapi tidak mampu membantu pencernaan manusia,” tulisnya.
Ultra High Temperature (UHT) 
Banyak produk susu yang diklaim produk susu terbaik karena terbebas dari bakteri berbahaya yang mati akibat proses UHT sebelum dikemas dan dipasarkan. “Fakta terlewatkan dan tidak terungkap ialah enzim lactase yang terdapat dalam susu tidak kuat menahan panas di atas 45 derajat celcius,” jelasnya.
Melalui teknik pemanasan UHT yang mencapai 120-130 derajat celcius, dipastikan kalau enzim tersebut mati total. Padahal enzim tersebut sangat penting karena berfungsi melindungi gigi, meningkatkan jumlah bakteri baik, mencegah kanker, menurunkan kolesterol, mencegah obesitas, mencegah diabetes dan mencegah osteoporosis.
Sumber: liputan6.com