Memilih Dot Yang Baik Untuk Bayi

Info Kesehatan – Asi berperan penting terhadap pertumbuhan dan kesehatan bayi, namun tidak semua ibu dapat memberikan ASI langsung dari payudaranya. Kontradiksi antara tuntutan karir dan kasih sayang seorang ibu diuji di era sekarang ini, banyak ibu karena sibuknya lebih memilih memerah susunya dan disimpan dalam dot ketimbang langsung dari puting susunya.
“Para ibu yang karena sibuk karir lebih memilih memerah susunya kemudian disimpan ke dalam botol dan diberikan kepada bayi, padahal dot tidak lebih baik daripada menyusu langsung dari puting si ibu,” ujar Manajer Baby & Mother Care Laboratory, Pigeon R&D, Satoru Saito, di Jakarta.
Menurut Saito, alat bantu dot atau nipple tidak boleh sembarangan karena dapat membuat bayi merasa tidak nyaman. “Jangan sampai membuat bayi bingung saat menyedot menggunakan nipple atau dot karena tidak memberikan rasa nyaman dan nikmat pada bayi,” tambahnya. 
Dot yang baik tidak kaku, tidak berukuran besar sehingga dapat mengganggu pernapasan bayi. Penelitian di 200 rumah sakit di Jepang yang dilakukan oleh Pigeon Mother Care Laboratory diketahui bahwa terdapat gerakan peristaltik yakni gerakan pada otot-otot yang menimbulkan gerakan bergelombang sehingga menimbulkan efek menyedot atau menelan makanan yang masuk ke dalam saluran pencernaan. 
Studi tersebut mencakup bagaimana bayi mengisap, menciptakan puting buatan yang mirip dengan puting asli, pengukuran lidah dan puting, serta kordinasi antara menelan, menghisap, dan bernapas. Gerakan bayi itu seperti gelombang, yang berlangsung sekitar 10-15 menit. 
“Pigeon Mother Care Laboratory melibatkan 200 rumah sakit di Jepang melakukan studi mengenai aktivitas bayi menelan, mengisap dan bernapas. Gerakan tersebut seperti gelombang yang berlangsung sekitar 10-15 menit,” ujarnya. 
Pilihlah produk yang permukaannya bertekstur tidak licin dan tidak pula lengket agar dapat memudahkan saat pelekatan di lidah bayi, berbahan silikon yang paling lembut dan struktur kepala dot yang sederhana tidak berbentuk bulatan penuh pada ujungnya bertujuan agar fleksibel dan memudahkan gerakan peristaltik alami.
Sumber: liputan6.com